13

Sentilan Thifa (Terbit di Republika)

Anak-anak itu memang ahli membalik kata-kata orang tua. Seperti Thifa yang suka balik menasihati saya persis dengan kalimat yang saya lontarkan ketika menasihati dia. Jadi ingat ya moms and dads, nasihatmu untuk anak-anakmu sesungguhnya adalah nasihatmu untuk dirimu sendiri juga hahaha.

Cerita tentang anak menurut saya sebuah “kisah klasik untuk masa depan”. Sayang dilewatkan begitu saja. Makanya saya suka mengabadikannya lewat tulisan, dan biar menjadi duit, saya coba kirim ke media terlebih dahulu hahaha.

Alhamdulillah cerita tentang Thifa dimuat di Republika Leisure rubrik Buah Hati tanggal 23 September 2014. Ini versi aslinya:

Baca lebih lanjut

4

Gosok Gigi Yuk, Thifa!

Kata dokter, gigi Thifa itu bagus. Iya saya pernah membawanya ke dokter gigi waktu umurnya dua tahunan lebih. Waktu itu ada pemeriksaan gigi gratis. Periksanya doang, kalo ada tindakan tetep mbayar (dan karena gigi saya bolong akhirnya bayar ratusan riibu deh, huaa)

Emang sih, kalo melihat temen seusianya banyak yang giginya pada itam-itam di bagian depan, dan ngga utuh alias gigis. Hanya saja gigi thifa itu jarang-jarang. Jadi di beberapa bagian antara satu gigi ke gigi yang lain ada sedikit celah. Kata dokter sih, karena masih gigi susu. Nanti kalo sudah tanggal dan jadi gigi dewasa akan berubah.

Pernah saya tanya ke dokter gimana menjaga kebersihan dan kesehatan gigi anak. Karena waktu itu Thifa masih belum bisa gosok gigi, dokter bilang bersihkan pakai kain kasa aja. Jadi kain kasa dililitkan ke jari kita trus dibasahi air hangat. Tiap habis makan atau minum susu terutama pas mau tidur diusapkan ke gigi si kecil.

Baca lebih lanjut