Sarah Jatuh Dari Tangga

Kejadiannya udah sekitar bulan Oktober lalu sih. Ceritanya Sarah mau naik ke tangga, sementara saya dan Hana masih makan. Saya biarkan aja, karena biasanya naik tangga sendiri juga bisa.

Tiba-tiba ada suara gedubrakan, Sarah jatuh dari tangga bergulung-gulung. Mungkin dua atau tiga anak tangga dia lewati, sampe ke bagian tengah tangga.

Cepat-cepat saya datangi dan darahnya banyak banget sampe netes ke tangga. Saya ngga berani lihat, akhirnya cuma nutupin dahinya pakai tisu biar darahnya ngga ngucur.

Sampe dua plesternya

Saya lihat gamis yang saya pakai, bagian lengannya juga kena darah yang lumayan banyak, ugh serem. Cepet-cepet suruh Thifa telpon Ayahnya, takut kalo misal ada yang perlu dijahit karena sobek. Sarah nangis, Hana ikutan nangis ngga tega lihat Sarah berdarah-darah.

Tapi Sarah ngga lama sih nangisnya, setelah diplester udah reda tangisnya dan bisa ketawa-tawa lagi. Lukanya ternyata ngga lebar jadi ngga dibawa ke RS. Awalnya sempet ayahnya mau bawa ke UGD. Tapi saya bilang jangan ah, musim covid gini.

Sekarang Sarah udah 2 tahun 7 bulan. Masih belum berhasil disapih. Malah kayaknya tambah sering minta mimik haduuh. Pernah dia nyanyi-nyanyi sendiri, “Anak besar ngga boleh mimik, anak kecil ngga boleh nonton.” Haha. Tapi ya tetep aja, kalo dia mau mimik bilangnya dia masih kecil, kalo mau nonton ya anak besar 😂😂

2 respons untuk ‘Sarah Jatuh Dari Tangga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s