Hana Menjelang 19 Bulan

BerduaSaya suka iseng aja, googling dengan keyword nama saya, atau anak-anak, untuk tahu seberapa populer kami di internet hahaha.

Waktu mengetik nama thifa, muncul beberapa fotonya Thifa yang memang pernah saya unggah di blog saya, tapi waktu googling dengan keyword “Hana” sampe page ke-sekian, sampe pegel nih jadri telunjuk ngeklik, ngga ketemu juga fotonya Hana. Itu artinya saya lebih banya menulis tentang Thifa ketimbang Hana di blog.

Jadi inget ada seorang teman yang mengatakan, dia lebih banyak mendokumentasikan (dalam bentuk foto) anaknya yang pertama dibanding anak kedua dan seterusnya, bukan disengaja sih, tapi baru disadari entah kenapa.

Padahal blog ini sengaja dibuat dengan niche khusus salah satunya biar saya rajin mendokumentasikan perkembangan anak, tapi nyatanya jadi tambah jarang aja perasaan saya nulis tentang mereka di blog. Kalo jaman Thifa dulu, kan masih disatukan sama blog utama rahmiaziza.com, dan pula saya masih belum punya banyak topik yang ingin dibicarakan di blog, jadi sering aja nulis tentang anak di sana.

Okelah sebelum terlambat, sebelum momennya terlewat saya pengen menuliskan tentang Hana di usianya menjelang 19 bulan, udah bisa apa dia sekarang?

Semakin meniru kakaknya. Kakaknya buka baju mau mandi, dia ikut-ikutan padahal dianya baru aja selesai mandi. Akhirnya mandi dua kali deh.

Ngga mau kalah. Hampiir tiap hari Hana ma Thifa rebutan mainan. Kadang Thifa emang yang suka usil merebut apa yang dipegang Hana, kadang Hana juga sih yang selalu pengen apa yang dipegang kakaknya. Seringkali rebutan ini berakhir dengan nangisnya si Thifa, dan kemudian karena melihat kakaknya nangis, Hana memberikan barang yang jadi rebutan itu ke kakaknya. Thifa jadi suka pura-pura nangis kalo menginginkan sesuatu yang dipegang adeknya. Pfiuuuh…

Lulus toilet training. Horray… Hana udah sebulanan ini ngga pernah pakai diapers lagi, karena emang ngga mau sih, tiap mau pergi dipakein pasti bilang emoh-emoh. Meski kadang ya masih suka kecolongan juga dia ngompol tapi udah jarang banget lah.

Belajar ngomong. Kemampuan bicara Hana memang lebih lambat dari Thifa. Umur 19 bulan Thifa udah bisa merangkai satu kalimat meski masih belum terlalu jelas, seperti “Ayah, aun, oat” (maksudnya: Ayah, bangun, sholat!). Kosa kata Thifa juga sudah lumayan banyak. Kalo Hana, baru beberapa kata aja yang bisa sempurna dia ucapkan, seperti mama, ayah, haus (dia bilangnya auf sih), pipis atau eek hehehe. Kebanyakan hanya satu suku kata di belakang yang pengucapannya benar, seperti tempe dia nyebutnya pepe.

Meniru suara binatang. Udah agak lama sih ini sebenarnya, kalo ada suara tokek, dia pastu niru, beberapa binatang lain juga.

Pura-pura jadi monster. Tiap ada yang bialng “serem” dia pasti pura-pura jadi monster. Menyeringai kemudian bersuara “hauum”. Dengan kedua tangannya seolah-olah siap menerkam.

Melawak. Dia suka membuka bajunya, disangkutin di kepala, trus nunjukkin ke orang-orang, sambil ketawa-ketiwi.

Iklan

One thought on “Hana Menjelang 19 Bulan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s