18 Bulan Hana vs 18 Bulan Thifa

Kalo lagi mengamati perkembangan Hana, saya suka sambil mengingat-ingat perkembangan Thifa di usia yang sama dulu. Sebenarnya bukan untuk membanding-bandingkan kemudian galau, “Thifa dulu umur sekian udah bisa ini, Hana kok belum ya?”. Ngga, saya tahu tiap anak itu unik, tumbuh kembang mereka tidak akan sama persis meskipun pola asuh yang diterapkan sama, ya cuma pengen aja sambil nostalgia gitu.

Kemarin Hana genap berumur 18 bulan, dan hari ini saya buka-buka lagi isi blogyang menceritakan tentang Thifa di usia yang hampir sama. Untunglah ada blog yang selalu saya gunakan untuk mendokumentasikan kehidupan, jadi gampang aja kalo pengen mengenang masa kecilnya anak-anak 😀

18 bulan Hana vs 18 bulan Thifa:

  • Hana sebelum umur 18 bulan sudah bisa bilang “Mama” (mungkin sejak sebulanan lalu), Thifa baru bisa bilang “mama” di umurnya yang hampir 21 bulan.
  • Hana masih belum bisa lepas diapers full, soalnya dia masih suka ngompol sih. Capek juga bolak-balik bersihin ompol hihi *emak males*. Selalu disounding “Hana kalo mau pipis bilang, buka celananya ya, pipis harus di kamar mandi”. Kadang aja dia buka celana sendiri pas mau pipis, langsung deh dilarikan emaknya ke kamar mandi, tapi cukup sering langsung cuur gitu aja. Kalo Thifa umur 17 bulan udah berani saya bawa luar kota tanpa diapers.
  • Lebih banyak kosa kata yang Thifa bisa diucapkan di usia ini sementara Hana, baru bisa bilang “Mama, auf (haus), ayah, kak (tapi samar-samar).Kalo misalnya emaknya ngomong satu kata, trus dia disuruh nyambung misal, “hana kalo pipis di kamar maan..” jawabnya ya “aaa”. Belum bisa mengucap huruf vokal lainnya.
  • Thifa lebih mudah dialihkan perhatiannya, Hana susaaah, kalo maunya itu ya itu, dialihkan dengan ASI atau yang lain ya ngga mau
  • Hana meskipun kemauannya keras, harus selalu mendapat apa yang dia mau, tapi mudah mengalah. Misalnya rebutna sama kakaknya, pasti polpolan sampe dapet barang yang dia inginkan. Tapi kalo dia udah dapet trus liat kakaknya nangis, barang itu dia berikan pada kakaknya.
  • Thifa kebanyakan niru emaknya, Hana kebanyakan niru kakaknya. Anak kedua yang jadi role model kebanyakan kakaknya klai ya. Dia pikir mungkin lebih asyik niru tindak-tanduk kakak daripada Mama yang udah beda generasi hihii. Kalo saya suruh mandi susaah minta ampun, begitu kakaknya buka baju, ikut-ikutan aja dia, meskipun baru beberapa menit yang lau dia mandui. Huft.

Happy 18 month ya Hana, moga jadi anak Sholehah, pintar, dan akur terus sama kakak ya…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s